mimin's posts with tag: al islam

What are tags? You can give your posts a "tag", which is like a keyword. Tags help you find content which has something in common. You can assign as many tags as you wish to each post.
View posts by people in your network with tag al islam
LinkKumpulan e book gratis (KItab berbahasa Arab)May 15, '08 8:38 AM
for everyone
Link: http://www.waqfeya.com/

Situs ini berisi kumpulan e book gratis, ang berupa kitab2 berbahasa arab yang sangat terkenal di kalangan mahasiswa pencari ilmu, bila anda mempunya printer jet laser, hampir mirip dengan buku aslinya yang bila di beli di pasaran sangat mahal sekali..

Barakallahu fiikum, yang telah mewakafkan bukunya, menjadi pencerah ilmu para umat yang haus ilmu, dan pahala jariah terus mengalir kepada yang mewakafkan dan menjadi penerang kelak di kubur mereka..

Subhanallah..

Blog EntryProf. Dr Quraish Shihab Bagikan Gratis BukuMay 4, '08 2:41 AM
for everyone

Saya buka berita ini di Detik http://www.detiknews.com/indexfr.php?url=http://www.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2008/bulan/05/tgl/04/time/095942/idnews/933535/idkanal/10

Sungguh menyenangkan punya ulama yang mengerti akan kebutuhan umat, ketika saya mempostingkan video ceramah pendalaman beliau di Masjid Indonesia di Cairo (http://ceumimin.multiply.com/video/item/39/Dr._Quraish_Shihab_Menjawab) , saya tidak menyangka, beliau sedang mempersiapkan buku yang mengubah pemikiran umat Islam juga umat yang lain tentang Islam, setidaknya pas sekali dengan kondisi, manakala umat di buat bingung jalan mana yang mereka akan tempuh, Buku nya dibuat 40 ribu copy dan dibuat gratis, untuk dibagikan keseluruh masyarakat yang membutuhkan..

Sebab kata beliau,"Untuk Apa diperjualbelikan?, Kalau diberikan gratis untungnya lebih banyak daripada diperjualbelikan. Memang tertunda keuntungan itu, tapi nanti akan berlipat ganda keuntungan itu di hari kemudian"..

Subhanallah, Bismillahi Masya Allah..

Bila anda mau e booknya juga dapat diunduh gratis di http://www.lenterahati.com

Mari songsong hari esok dengan lebih baik...


LinkRepublika OnlineMay 2, '08 5:04 AM
for everyone
Link: http://www.republika.co.id/

Berita online

VideoFaizah Al Amudi at Maulid Nabi episode 2Apr 11, '08 12:16 PM
for everyone
Ini lanjutan bagian 1, saya sengaja mengambil gambar di samping, pelajaran dari beliau, kalau ingin tahu betul cara keluarnya huruf, perhatikan bibir si pembaca Al Qur'an...


Import.flv (14.7 MB)

VideoFaizah Al Amudi at Maulid NabiApr 11, '08 10:31 AM
for everyone
Pembacaan Ayat ayat suci Al Qur'an yang dibawakan oleh Ibu Faizah Al Amudi dalam peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW yang bertempat di Wisma Duta KBRI Cairo..


Import.flv (11.6 MB)


Maulid Nabi Muhammad SAW diselenggarakan oleh Masjid Indonesia, kebetulan berbarengan dengan kedatangan Pak Quraish Shihab, guru Kami selama menjabat Dubes Cairo thn 1999 - 2002. Kedatangan belaiu ke negeri Mesir ini untuk kunjungan kerja. Alhamdulillah datang memberikan pendalaman dari ceramah yang telah disampaikan oleh Ustadz Sutrisno Hadi,Lc. Serasa berbalik ke beberapa tahun yang silam, ketika Ramadhan di masa beliau menjabat Dubes, selalu memberikan pendalaman dan serius memperhatikan segala yang disampaikan oleh penceramah. Bayangkan sebulan penuh, untuk sekelas ulama seperti beliau mampu memperhatikan para generasi ulama kelak dan selalu memberikan masukan, juga pujian untuk menambah semangat para penceramah..Aduh jadi Rindu Ramadhan..

Bila ingin mendengarkan pendalaman beliau tentang sikap terhadap pelecehan kepada Nabi SAW, bisa anda buka di Video . Saya buat secara berseri 4 bagian..

http://ceumimin.multiply.com/video/item/39/Dr._Quraish_Shihab_Menjawab

VideoShalawat Rasul..Mar 26, '08 6:17 PM
for everyone
Ini performance ibu2 Pengajian Muttaqien ketika membawakan Shalawat Rasul yang dipimpin oleh Ibu Faizah Al Amudi..


101_9220.avi (58.6 MB)

VideoQuraish Shihab Menjawab Bagian 4Mar 26, '08 12:09 PM
for everyone
Ini bagian terakhir dari pendalaman beliau tentang sikap kita terhadap pelecehan Nabi SAW, jangan tinggal diam, aplikasikan seperti Al Qur'an maui..

Bolehkah kita ma'afkan terhadap orang yang melecehkan Sang Nabi...
Bagaimana Sikap Nabi dahulu...
Kenapa Amerika berani menyerang Irak bukan Korea Utara??
Silahkan menyimak bagian terakhir pendalaman beliau ini.

Dan ada beberapa pertanyaan yang beliau jawab nanti dibagian tanya jawab..Insya Allah..


quraish4.wmv (7.4 MB)

VideoQuraish Shihab Menjawab Bagian 3Mar 26, '08 11:26 AM
for everyone
Bagian ini merupakan langkah-langkah yang bisa diambil oleh seorang muslim dalm menghadapi masalah pelecehan terhadap Rasulullah SAW..

Diungkapkan pula tentang "kasus Inul" dgn MUI..
Bagaimana pengejawantahan dari kalimat "salam"..
Silahkan menyimak...


quraish3.wmv (9.0 MB)

VideoQuraish Shihab Menjawab Bagian 2Mar 26, '08 10:37 AM
for everyone
Bagian ini pun mungkin banyak yang belum tahu, Pak Quraish sesuai dgn keahliannya dalam tafsir, mengikut sertakan selalu bagaimana Al Qur'an memandang pelecehan terhadap Nabiyullah SAW...

Silahkan membukanya, dan masih ada dua bagian lagi untuk pendalaman ini..


quraish2.wmv (8.4 MB)

VideoDr. Quraish Shihab MenjawabMar 26, '08 8:27 AM
for everyone
Dlm peringatan Maulid yang diselenggarakan oleh Masjid Indonesia di Cairo, kami mendapat tamu istimewa yaitu Bapak Dr. Muhammad Quraish Shihab, yang didaulat untuk memberikan pendalaman tentang materi yang disampikan oleh penceramah Ustadz Sutrisno Hadi, Lc. Dalam peringatan ini penceramah mengupas tentang pelecehan terhadap diri Nabiyullah SAW. Secara bijak penceramah mengungkapkan beberpa hal yang mesti kita kaji dari fenomena yang melanda dunia Islam ini...

Dalam pendalamannya, Bpk Quraish menjawab bagaimana sikap kita seharusnya, banyak hal2 yang tidak kita ketahui terungkap dari prolognya beliau di Bagian 1 ini, dan nantikan episode selanjutnya


quraish1.wmv (9.1 MB)

Blog EntryLPIT BIAS (Bina Anak Sholeh)Mar 3, '08 3:31 AM
for everyone

Kehadiran Pendidikan yang Mengusung Akhlak Anak Bangsa sangat Urgent, maka hal itu yang menjadi PR bagi kita semua selaku pemerhati umat, pelaku dalam kehidupan ini, mempunyai generasi yang mesti diselamatkan. Kata kawan saya, "Jangan munafik, ngomongin orang lain aja, lihat borok di umat Islam sendiri, banyak yang mengusung nama Islam namun bejat,!!", sengaja replay dia tidak saya delete, karena apa? Dia begitu perhatian terhadap yang sekecil itu, ketika kita bicara akhlak umat Islam di Indonesia yang tergerus oleh budaya bangsa lain, dia menuturkan hal yang mestinya pedih untuk kita, namun itulah kenyataan. Lalu bagaimana kita?? Itulah PR kita ngga hanya sekedar ngomong aja tentang ini jelak namun tidak ada rekasi bagaimana untuk merubahnya. Hendaknya kita berusaha untuk memunculkan usaha bukan sekedar ide untuk bangsa ini. Saya kupaskan sedikit yang saya alami, dan sekarang masih dijalani oleh kawan kawan seperjuangan kita di Indonesia untuk menyelamatkan bangsa ini. Saya tidak ikut serta berperan lagi, setidaknya bagi yang lain bisa dijadikan kekuatan untuk membangun akhlak bangsa ini yang lebih baik lagi..

Beberapa tahun belakangan ini kita mengenal Lembaga Pendidikan Islam Terpadu. Banyak orang yang mempertanyakan mau dibawa ke mana anak anak yang memasuki pendidikan yang seperti itu? Bukan suatu hal yang mengherankan memang, ketika masa tahun 1990 an , masa pentarbiyahan mulai diusung dari muali anak anak kecil yang mempelajari Al Qur'an secara cepat dan lancar juga benar, yang kita kenal dengan lembaga TPA. Kemunculan itu tidak lepas dari jasa para pendahulu kita, yang berusaha untuk mengenalkan kepada anak anak dengan kitab sucinya secara cepat, tidak mengikuti metode otang tua kita zaman dulu yang berasa lama dan membosankan. Dengan diberi pendidikan sambil bermain dan bernyanyi merupakan metode tepat yang bisa diajakan kepada anak anak..

Saya ingat dahulu bersama teman teman KPAQ (Kelompok Pengajian Al Qur'an) Yogyakarta , mulai merintis pemahaman untuk mengenalkan Al Qur'an, yang tentu ini tidak sekedar bisa baca namun faham, karena ketidakinginan kita ketika Al Qur'an hanya sekedar wirid wirid atau jampi jampi yang tidak berjiwa dalam kehidupan keseharian mereka. Sungguh alot mengenalkan metoda ini kepada anak anak apalagi kepada masyarakat. Setiap bacaan dan hafalan berusaha direflesikan dalam kehidupan keseharian mereka, dengan cara diskusi yang sunguh seru, karena ternyata masyarakat sudah anggap biasa hal tersebut. Bahas TV, Bahas Film, Bahas dukun, Bahas Klenik2, ternyata anak2 pun terimbas akan pemahaman dari ayah bundanya, bahwa itu boleh, ini tidak apa apa, waduh mau dibawa kemana aqidah mereka kalau begini...

Saya melihat sendiri bagaimana kawan kawan seperjuangan membahas kurikulum yang mau dipakai dalam TPA (Taman Pendidikan Al Qur'an) sementara cabang kami yang di Gembong asuhan Pak Abdul Kholik dan Bu Yanti memakai TPQ (Taman Pendidikan Qur'an) karena disamping mereka berdiri pula TPA (Taman Pendidikan Al Kitab). Kawan kawan saya yang punya basic kuliah IKIP YOGYAKARTA sangat trampil untuk membuat kurikulum sehingga dibuat fleksibel sekaligus dengan uraian dan target pencapaian yang diharapkan..Itupun dikerjakan sangat alot, dan sering berubah ubah, karena prinsip kami kurikulum selalu berubah sesuai dengan tuntutan zaman.

Itu dulu...

Sekarang sudah menjadi lembaga pendidikan yang diberi nama Lembaga Pendidikan Islam Terpadu Bina Anak Sholeh, suatu lembaga yang sudah lama berdirinya, dan sekarang sudah mempunyai cabang yang banyak di berbagai daerah, karena keterkaitan kami dengan pengajian Tafsir yang diadakan untuk memahami Al Qur'an dan merefleksikannya dalam kehidupan sehari hari. Setelah awal pembentukan Toko Swalayan Muslim ASSHIROT, lalu Bank syariah pun di buat untuk mengembangkan ekonomi Islam, maka dibidang pendidikan pun, PG (Play Group). TKIT (Taman Kanak kanank Islam Terpadu), SDIT (Sekolah Dasar Islam Terpadu), SMPIT (Sekolah Menengah Islam Terpadu) dan baru tahun kemarin Maret 2007 mempunyai SMAIT yang masih difocuskan di PATI sebagai pusat dari kegiatan, seiring pula dengan pembangunan Pesantren Muwwahid, suatu perjalanan yang masih panjang karena target adalah tahun 2030, kita memiliki generasi Islam yang berwawasan Internasional..

Maka LPIT Bina Anak Sholeh pun mengusung pesan SIBI (SEKOLAH ISLAM BERWAWASAN INTERNASIONAL)

Penekanan Aqidah sangat diutamakan, karena dengan aqidah yang lurus maka jalan ke arah surga akan bisa kita raih. Perjalanan masih panjang, maka dukungan dari berbagai pihak pun sangat dibutuhkan. Maka LPIT ini pun bergabung dengan masyarakat menerima shodaqoh, infaq dan zakat untuk disalurkan sebagaimana mestinya. Dan seperti kemarin saya berkunjung ke rumah Ibu Lilik Indriati, Direktur LPIT Yogya, "Semua ini karena bermainnya Tangan Allah SWT, karena kalau bukan atas kekuasaan Nya, semua apa yang kita jalankan tidak akan bisa diraih..

Ada beberapa cabang LPIT BINA ANAK SHOLEH, yang mungkin berguna bagi anda:

1. Yogya PGIT/TKIT/SDIT/SMPIT Bina Anak Sholeh, Jln. Sisingamangaraja 69 telp 0274-388422 Fax 0274-374773

2. Pati PGTIT/TKIT/MIT/SMPIT/ Ya Ummi Fatimah, Jln. Diponegoro 155 telp. 0295-5505500

3. Klaten PGIT/TKIT/SDIT Bina Anka Sholeh Jln. Melati 18 Mlijon Klaten Telp 0272-322361

4. Gombong PGIT/TKIT/SDIT Ath Thoriq Jln. Wilis 13 Wero Telp. 0287-473192

5. Cilacap PGIT/TKIT/SDIT Bina Anak Sholeh Jln Masjid S telp. 0282-531911

6. Cilacap PGIT/TKIT/SDIT As Sakinah jln. Bisma 50 Telp. 0282-548005

7. Tegal PGIT/TKIT/SDIT Bina Anak Sholeh Jln. Dadali 12 telp. 0283-3307092

8. Merger Magelang Temanggung PGIT/TKIT/SDIT Bina Anak Sholeh Jln. Sunan Kalijaga 13 Karet telp. 0293-362036

9. Semarang PGIT/TKIT Bina Anak Sholeh Jln Wahyu Temurun X Blok B Perum Tlogosari Telp. 024-6724838

10. Kudus PGIT/TKIT Ya Ummi Fatimah Jln Ali Mahmudi telp. 0291-3301315


Photo AlbumPG-TKIT Giwangan Yogyakarta (15 photos)Mar 2, '08 12:58 PM
for everyone

Mungkin saya tidak pernah menmui mereka, namun sungguh suatu kali nanti saya akan masuk ke lorong lorong PG-TKIT (Play Group - Taman kanak kanak Islam Terpadu) ini, sungguh menyenangkan melihat keriangan mereka dan aktifitas mereka, he he he

Tinggal dalam kelas antik yang terbuat dari bambu, menambah ketenangan manakala dibacakan ayat Al Qur'an dari mulut mulut kecil yang tanpa dosa..

Dan dengan model kelas seperti ini, Alhamdulillah kuat berdiri ketika goncangan gempa melanda Yogya..

Semoga kuat Aqidah kalian menatap wajah zaman yang makin tidak karuan ini nak...

Foto diambil dari sahabat saya yang ada di LPIT BIAS my.opera.com/bias/albums

Sebuah renungan untuk kita semua umat Islam untuk menjaga Aqidah kita dan anak anak kita. Dan nyatanya sangat dekat sekali masalh ini, sayangnya kita alpa untuk melihatnya.

Terimakasih kepada Ekbal Nurkholis, http://ekbal.multiply.com atas sharingnya

Bahayanya Harry Potter dan Kafirnya Perbuatan Sihir
Berikut ini adalah transkrip dari ceramah yang disampaikan oleh Abul Abbas Musa Richardson yang berjudul The Evils of Harry Potter and the kufr of Magic. Naskah ini awalnya ditranskrip dan diterjemahkan secara ringkas oleh Al-Akh Anas Fauzi Rakhman, kemudian diedit dan dilengkapi berdasarkan hasil transkrip oleh Ummu Yusuf dari Srilanka. Semoga bisa bermanfaat.

<!--[if gte vml 1]> <![endif]--><!--[if !vml]--><!--[endif]-->

Sesungguhnya pujian hanya milik Allah, kami memuji-Nya, kami memohon pertolongan dan ampunan kepada-Nya. Kami juga berlindung kepada Allah dari kejelekan jiwa-jiwa kami dan jeleknya amalan-amalan kami. Barangsiapa yang Allah beri petunjuk maka tidak ada yang bisa menyesatkannya dan barang siapa yang disesatkan Allah maka tidak ada yang bisa memberinya petunjuk. Dan aku bersaksi bahwa tidak ada Ilah (yang berhak) disembah melainkan Allah saja dan tidak ada sekutu bagi-Nya dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya. Amma ba’du (Adapun setelahnya).

Dan sesungguhnya sebaik-baik berita adalah kitabullah (Al-Quran) dan sebaik-baik hidayah (bayinah)/bimbingan adalah bimbingan dari Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam dan sejelek-jelek perkara adalah yang muhdats (baru) dalam agama karena setiap yang baru dalam agama itu bid’ah dan setiap bid’ah itu sesat dan kesesatan tempatnya di neraka.

Kali ini kita akan membahas sesuatu topik yang sangat penting yang harus dimengerti dan dipahami secara baik, hal ini dikarenakan pembahasan menyangkut masalah keimanan dan aqidah, bukan masalah yang bisa disepelekan dan dikatakan tidak relevan dengan perkembangan zaman.

Musuh kebaikan, Iblis laknatullah ‘alaih (laknat atasnya) mempunyai beragam cara dan berbagai arah untuk menyesatkan anak Adam, syaitan telah berjanji kepada Allah untuk menyesatkan sampai hanya didapati sedikit manusia yang bersyukur, disebutkan dalam Al-Quran:

Demi kekuasaan Engkau sungguh aku (iblis) akan menyesatkan manusia semuanya.” (Shad: 82)

Dan pada ayat yang lain:

“Iblis menjawab: “Karena Engkau telah menghukum saya tersesat, saya benar-benar akan (menghalang-halangi) mereka dari jalan Engkau yang lurus,”

Kemudian saya akan mendatangi mereka dari muka dan dari belakang mereka, dari kanan dan dari kiri mereka. Dan Engkau tidak akan mendapati kebanyakan mereka bersyukur (taat).” (Al A’raaf 16-17)

Syaitan akan menggunakan berbagai cara agar manusia tidak beriman kepada Allah, melakukan syirik, menolak ayat-ayat Al-Quran, dan bentuk kemungkaran yang lainnya tanpa pernah beristirahat.

Ketika seorang anak manusia terlahir ke dunia maka akan langsung ada syaithan di sisinya, maka sadarilah bahwa syaitan adalah musuh yang nyata. Oleh karena itu, dalam Islam disyariatkan untuk berlindung dari syaitan mulai dari ketika kita berhubungan badan (hendaknya seseorang membaca –ed):

بِسْمِ اللهِ اَللَّهُمَّ جَنِّبْنَا الشَّيْطَانَ وَجَنِّبِ الشَّيْطَانَ مَا رَزَقْتَنَا

“Dengan Nama Allah, Ya Allah! Jauhkan kami dari setan, dan jauhkan setan untuk mengganggu apa yang Engkau rezekikan kepada kami.” (HR. Al-Bukhari 6/141, Muslim 2/1028)

Rasulullah juga mensyariatkan untuk membaca nama Allah ketika masuk rumah sehingga syaitan akan berkata, “Kita tidak bisa bermalam di rumah ini sekarang.” Salah satu tuntunan Rasulullah yang lainnya adalah menutup pintu rumah dengan menyebut nama Allah dan menjaga anak-anak kita di dalamnya ketika maghrib (tenggelam matahari), karena waktu itu syaitan banyak yang keluar. Salah satu faidah menjaga anak-anak kita di dalam rumah adalah bentuk penjagaan karena anak-anak biasanya sering lupa mengingat Allah, maka sebagai orang tuanya yang punya tanggung jawab.

Di sisi lain, syaitan terus berusaha dan mencari cara, maka mereka syaitan masuk ke rumah dalam bentuk buku, film, hiburan, dll. Hal ini terkadang sering tidak dipahami oleh para orang tua. Padahal “Setiap kamu adalah pemimpin dan akan ditanya atas kepemimpinannya.” Oleh karena itu kita harus tahu apa-apa yang dapat membahayakan keluarga kita, terutama masalah tauhid dan aqidah.

Di sini insya Allah akan dibahas satu di antaranya.

Kufurnya Sihir

Termasuk di dalamnya adalah sihir, di mana sekarang dimunculkannya kerancuan antara white magic dan black magic padahal semua sihir itu sama yaitu menjauhkan dari Allah subhanahu wata’ala, menjauhkan dari tauhid, menjauhkan dari sunnah Rasulullah shallallahu alaihi wasallam. Allah subhanahu wata’ala berfirman dalam kitabullah:

“Dan mereka mengikuti apa yang dibaca oleh setan-setan pada masa kerajaan Sulaiman (dan mereka mengatakan bahwa Sulaiman itu mengerjakan sihir), padahal Sulaiman tidak kafir (tidak mengerjakan sihir), hanya setan-setanlah yang kafir (mengerjakan sihir). Mereka mengajarkan sihir kepada manusia dan apa yang diturunkan kepada dua orang malaikat di negeri Babil yaitu Harut dan Marut, sedang keduanya tidak mengajarkan (sesuatu) kepada seorangpun sebelum mengatakan: “Sesungguhnya kami hanya cobaan (bagimu), sebab itu jangnalah kamu kafir”. Maka mereka mempelajari dari kedua malaikat itu apa yang dengan sihir itu, mereka dapat menceraikan antara seorang (suami) dengan isterinya. Dan mereka itu (ahli sihir) tidak memberi mudharat dengan sihirnya kepada seorangpun, kecuali dengan izin Allah. Dan mereka mempelajari sesuatu yang tidak memberi mudharat kepadanya dan tidak memberi manfaat. Demi, sesungguhnya mereka telah meyakini bahwa barangsiapa yang menukarnya (kitab Allah) dengan sihir itu, tiadalah baginya keuntungan di akhirat, dan amat jahatlah perbuatan mereka menjual dirinya dengan sihir, kalau mereka mengetahui.” (Al-Baqarah: 102)

Dari ayat di atas bisa disimpulkan bahwa mengajarkan sihir adalah bentuk kekufuran, mempelajari sihir juga termasuk kekufuran dan dari bagian kedua disebutkan bahwa sihir itu adalah ujian.

Adapun di dalam hadits disebutkan:

“Jauhilah tujuh perkara yang akan membinasakan.” Para shahabat bertanya: “Apa itu?” Beliau bersabda: “Syirik kepada Allah, sihir, membunuh jiwa tanpa alasan yang haq, makan riba, memakan harta anak yatim, lari dari medan perang, dan menuduh orang-orang yang beriman yang menjaga diri dari lalai.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

Dalam riwayat At-Tirmidzi, Jundub bin Ka’ab As-Sa’di meriwayatkan dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bahwa dalam hukum Islam hukuman dari pelaku sihir adalah dipenggal dengan pedang.

Telah ada riwayat dari ulama salaf yang membunuh pelaku sihir. Diriwayatkan oleh Imam Al-Bukhari dalam Shahih beliau dari Bajalah bin ‘Abdah, berkata ‘Umar bin Al-Khaththab: “…Agar membunuh para tukang sihir.” Maka kami membunuh tiga tukang sihir.

Asy-Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab dalam Kitab At-Tauhid berkata: “Telah shahih dari Hafshah bahwa beliau memerintahkan untuk membunuh budak yang menyihirnya.” Dan telah shahih pula dari Jundub radhiallahu anhu.

Asy-Syaikh Abdurrahman bin Hasan dalam Fathul Majid (hal. 343) berkata: “Diriwayatkan pula yang mengatakan (tukang sihir harus dibunuh) dari ‘Umar, ‘Utsman, Ibnu ‘Umar, Hafshah, Jundub bin Abdullah, Jundub bin Ka’ab, Qais bin Sa’d, dan ‘Umar bin Abdul ‘Aziz.”

Perlu diingat bahwa hukuman di sini yang berhak melakukan adalah pemerintah muslim bukan secara individual dan jika pelaku sihir bertaubat maka diampuni.

Di sisi lain di kalangan orang modern berkata “Saya tidak percaya adanya sihir, itu kan cuman cerita zaman dahulu”. Padahal Rasulullah sendiri pernah mengalaminya, yaitu beliau pernah disihir oleh Labid bin A’shom. Hadits ‘Aisyah radliallahu ‘anha ia bercerita:

“Rasulullah shallallahu ‘alahi wasallam pernah disihir sehingga dikhayalkan padanya, bahwa dia telah melakukan sesuatu, padahal dia tidak melakukannya. Hingga pada suatu hari, saat beliau di sampingku, beliau berdoa kepada Allah subhanahu wata’ala, lalu berkata: “Hai Aisyah, tahukah engkau bahwa Allah telah memberikan jawaban kepadaku tentang apa yang aku tanyakan kepada-Nya?” “Apa itu wahai Rasulullah?” tanyaku. Beliau bertutur: “Dua orang telah mendatangiku, yang seorang duduk di kepalaku, dan yang seorang lagi duduk di kakiku. Salah seorang dari mereka bertanya kepada temannya: “Sakit apa pria ini?” Ia menjawab: “Ia terkena sihir.” “Siapa yang menyihir?” tanyanya penasaran. Ia menjawab: “Labid bin Al-A’sham, si pria Yahudi Bani Zuraiq.” “Bagaimana caranya?” kata yang bertanya. Yang ditanya menjelaskan, bahwa penyihiran dilakukan dengan cara membuat buhul dengan mengikatkan rambut pada sisir yang dibalutkan pada mayang kurma. Yang bertanya kembali bertanya, “Di mana buhul itu diletakkan?” “Di sumur Dzi Arwan,” jawab yang ditanya. Kemudian Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam dengan ditemani beberapa orang sahabat pergi ke sumur tersebut. Setelah benda tersebut didapatkan, maka Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bertutur kepada ‘Aisyah radliallahu ‘anha: “Demi Allah, airnya air daun pacar, batangnya seakan-akan kepala syaitan.” Aku (‘Aisyah) menukas: “Wahai Rasululllah, apakah engkau mengeluarkannya dari sumur itu?” Rasul shalallhu ‘alaihi wasallam menjawab: “Tidak, karena aku telah disembuhkan oleh Allah dan aku khawatir terjadi hal-hal yang tidak diinginkan pada orang-orang, maka buhul itupun dipendam.” [Diriwayatkan oleh Bukhori (10/235-236) dengan Fathul Bari. Sumur Dzi Arwan adalah sumur di Madinah yang cukup dikenal. Dan diriwayatkan, sumur itu terletak di sebelah kiri Masjid Nabawi yang kini tanda-tandanya sudah lenyap, Mu’jam Al-Buldan (1/299)]

Poin yang bisa diambil adalah Rasulullah sebagai seorang terbaik, orang yang paling dekat dengan Allah saja pernah disihir oleh karena itu kita jangan merasa aman dari fitnah sihir dan sadar bahwa sihir itu nyata dan bukan perkara yang remeh.

Dalam sebuah buku yang berjudul 10 pembatal keislaman yang ditulis oleh Syaikh Shalih Al-Fauzan disebutkan bahwa salah satunya adalah sihir dan secara spesifik disebutkan bahwa dengan sihir menyatukan dan atau memecah suami-istri. “Barang siapa yang melakukannya dan ridha dengannya maka dia kafir.”

Dalam bukunya, Syaikh Shalih Al-Fauzan menjelaskan bahwa praktek sihir dibagi menjadi dua, yaitu hakiki dan ilusi. Sihir hakiki dilakukan dengan cara menghembuskan sihir secara langsung dengan jimat, menghilangkan ingatan seseorang, meminta bantuan kepada jin-jin syaitan. Pengaruh jenis sihir pertama ini dirasakan langsung oleh korbannya seperti jatuh sakit bahkan sampai kematian atau menghilangkan ingatan seseorang.

Sihir jenis kedua adalah ilusi, yaitu dia melakukan manipulasi sehingga orang lain berpikir seolah-olah melihatnya padahal kenyataanya tidak ada. Contohnya seperti seseorang merubah batu jadi binatang, memenggal kepala orang dan kemudian memasangnya kembali, masuk ke dalam api tapi tidak terbakar, dan lain lain yang biasanya sering kita lihat di dalam sirkus-sirkus. Dalam Al-Quran jenis sihir ini disebutkan saat menceritakan Fir’aun:

“Mereka berkata: Sesungguhnya dua orang ini (Musa dan Harun) adalah benar-benar ahli sihir yang hendak mengusir kalian dari negeri kalian dengan sihirnya, serta hendak melenyapkan kedudukan kalian yang utama. Maka himpunkanlah segala daya (sihir) kalian kemudian datanglah dengan berbaris dan sesungguhnya beruntunglah orang-orang yang menang pada hari ini. Setelah mereka berkumpul, mereka berkata: Hai Musa, (pilihlah) apakah kamu yang melempar dahulu atau kamilah yang mula-mula melemparkan? Musa berkata: Silakan kalian melemparkan. Maka tiba-tiba tali dan tongkat mereka terbayang kepada Musa seakan-akan dia merayap dengan cepat lantaran sihir mereka. Maka Musa merasa takut dalam hatinya. Kami (Allah) berkata: Janganlah kamu takut, sesungguhnya kamulah yang paling unggul (menang). Lemparkanlah apa yang ada di tangan kananmu, niscaya dia akan menelan apa yang mereka perbuat. Sesungguhnya apa yang mereka perbuat itu adalah tipu daya tukang sihir (belaka) dan tidak akan menang tukang sihir itu dari mana saja dia datang.” (Thaha: 63-69)

Pembagian sihir ini bukan berarti hukum sihir itu berbeda, bahkan sama. Dalam sebuah riwayat disebutkan bahwa Jundub bin Ka’ab As-Sa’di pada saat kekhalifahan Bani Umayyah didapatinya seorang yang melakukan sihir ilusi untuk menghibur (sulap) yaitu dengan cara memotong kepala dan memasangnya kembali dalam keadaan masih hidup. Ketika Jundub melihat ini dia mencabut pedangnya dan memenggal kepala tukang sihir di tempat tanpa adanya ilusi.

Bahaya Harry Potter

Setelah kita tahu bahaya dari sihir kita harus merealisasikan dalam bentuk nahi munkar.

“Barang siapa di antara kamu yang melihat sebuah kemungkaran maka hendaklah dia merubahnya dengan tangannya, maka apabila tidak bisa maka dengan lisannya, dan apabila tidak bisa maka dengan hatinya. Dan yang demikian itu (dengan hati) adalah selemah-lemah iman.” (HR. Muslim)

Jadi seseorang yang percaya kekufuran pada sihir tapi tidak ada pengingkaran ketika melihatnya maka perlu dipertanyakan aqidahnya. Dan sesuai hadits

“Barang siapa yang melakukannya dan ridha dengannya maka dia kafir.”

Salah satu fenomena sihir adalah Harry Potter, di mana banyak orang membaca bukunya (termasuk oleh muslim), melihat filmnya, atau memainkannya di video game. Buku serial Harry Potter adalah buku terlaris sepanjang sejarah. Untuk mendapatkannya orang akan rela antri berjam-jam pada tengah malam di depan toko buku karena takut kehabisan. Buku setebal 700-800 halaman dengan desain dan isi menarik, orang pun akan langsung terbuai dengannya.

”Syaitan telah menguasai mereka lalu menjadikan mereka lupa mengingat Allah; mereka itulah golongan syaitan. Ketahuilah, bahwa sesungguhnya golongan syaitan itulah golongan yang merugi.” (AlMujadilah 19)

Dan ini adalah salah satu bukti dari sihir itu sendiri, dari perkataan/retorika dan apa-apa yang ditulis sehingga membuat orang lupa. Fenomena sihir yang menyebabkan manusia sangat mencintai buku ini, dari berbagai macam usia, berbagai gender, dan berbagai kewarganegaraan. Buku ini sudah diterjemahkan lebih dari 40 bahasa dan mencapai setiap sudut dari planet bumi ini.

Dan suatu kenyataan yang menyedihkan Allahu musta’an pada hari Jumat malam pada suatu sekolah Islam, anak-anak menghadiri antrian untuk mendapatkan serial Harry Potter terbaru sehingga ketika Sabtu pagi mereka saling bercerita “Hei aku sudah punya Harry Potter yang terbaru!”

Mereka berlomba-lomba untuk membawa masuk buku yang berisi sihir, buku yang berisi kekufuran terhadap Allah, buku yang berisi apabila orang melakukannya (sihir) maka dia telah keluar dari agama Islam, buku yang berisi sesuatu yang mengantarkan kepada api neraka. Jelas ini adalah tipudaya syaitan yang dahsyat.

Bagi yang belum mengetahui tentang Harry Potter sekarang kita sedikit memperkenalkan siapa dia, siapa teman-temannya dan siapa guru-gurunya.

Harry Potter seorang anak muda yang awalnya hidup pada kehidupan normal, di tengah-tengah kaum Muggle, dan terseret ke dalam dunia kegelapan dikarenakan dia adalah keturunan penyihir terkenal. Muggle adalah orang yang tidak peduli dengan sihir/magic, orang yang tidak mau belajar magic, orang pada umumnya. Dalam buku ini digiring kepada sebuah wacana bahwa Muggle adalah orang yang bodoh. Ini adalah salah satu perang pemikiran pertama.

Kemudian Harry Potter masuk ke sebuah sekolah penyihir Hogwarts, disana dia belajar satu demi satu sihir, belajar mantra, dan sebagainya untuk menjadi seorang penyihir, sesuatu yang sangat dibenci dalam Islam.

Salah satu gurunya bernama Albus Dumbledore seorang tua yang digambarkan mirip Santa Claus dengan jenggot putih yang panjang berkacamata, dialah yang paling sakti di antara penyihir, punya kemampuan melihat apa yang dilakukan orang yang punya tingkat sihir di bawahnya, dia juga punya piaraan bernama Phoenix, seekor burung api, yang bisa menyampaikan pesan atau mendapatkan informasi dari orang lain.

Salah satu gurunya yang lain di sekolah sihir bernama Professor Trelawney yang mengklaim dirinya seorang peramal, seorang yang punya kemampuan meramal masa depan dan yang akan terjadi. Dan kita belajar dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam orang yang meramal dan percaya dengan ramalan maka tidak diterima sholatnya selama 40 hari. Rasulullah bersabda:

Barangsiapa yang mendatangi ‘arraaf (tukang ramal) dan menanyakan sesuatu kepadanya, tidak akan diterima shalatnya selama empat puluh hari. (HR. Muslim)

Harry Potter punya beberapa teman dari para tukang sihir, binatang, jin, arwah. Di antara teman-temanya dari kalangan bukan manusia adalah Moaning Myrtle, dia digambarkan sebagai arwah seorang gadis kecil yang hidup di pipa septik di bawah toilet kamar mandi wanita. Harry Potter mendatangi dia secara rutin untuk mendapatkan saran, konsultasi, atau untuk memecahkan masalah-masalah yang misteri. Jadi Harry Potter harus mendatangi kamar mandi perempuan untuk menemuinya. Ini juga pengingkaran terhadap sunnatullah bahwa seseorang yang mati maka tempatnya di alam barzah dan terputus amalnya kecuali 3 perkara.

Kemudian di dalam buku pembaca digiring untuk membedakan antara white magic (sihir putih/baik) dan black magic (sihir hitam/jahat). Pembatasan dua sihir ini dibuat sedemikian rupa sehingga batas antara baik dan jelek tersamarkan, di mana mantra-mantra yang digunakan sama, hanya tujuannya saja yang berbeda, padahal dalam Islam kedua sihir ini adalah dilarang dan mengeluarkan pelakunya dari Islam.

Beberapa teknik sihir yg disebutkan dalam buku ini kadang disebutkan secara rinci seperti bagaimana cara mengucapkan mantra-mantra, bagaimana cara meramal masa depan, bagaimana membuat ramuan, dan yang lainnya. Di dalam buku Harry Potter sihir disebutkan dalam 3 jenis:

Jenis pertama, jenis yang terlemah ketika para murid baru saja belajar dan jenis ini tidak terlalu efektif.

Jenis kedua adalah dimulai mempraktekan ketika mereka mulai mengajar di kelas.

Dan yang terakhir dan yang merupakan paling berbahaya adalah tahapan melihat, dapat melihat masa depan, melihat dengan mata terdalam dan orang pada umumnya tidak bisa mengontrol kemampuan ini.

Teknik lainnya yang digunakan untuk mengungkap masa depan adalah melalui ilmu perbitangan (astrologi), dengan arah burung (di mana pada masa Jahiliyah Arab terkenal dengan nama Tathoyur), jika burung terbang ke kanan maka bertanda baik dan sebaliknya. Teknik lainnya adalah menggunakan kartu, bola kristal, tafsir mimpi dan api keberuntungan (fire omen).

Adapun teknik astrologi adalah meramal masa depan yang berhubungan dengan tanggal lahir, di mana Harry Potter belajar dari sebuah tabel di mana seseorang terpengaruh hidupnya berdasarkan letak-letak bintang dan planet.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam mengajari kita sebuah hadits:

“Allah subhanahu wata’ala berfirman: ‘Pagi ini hamba saya bangun dalam keadaan kafir dan beriman, orang yang berkata kita mendapat hujan dikarenakan adanya formasi bintang ini maka dia telah kafir kepada saya (Allah) dan percaya kepada bintang dan orang yang berkata kita mendapat hujan karena Allah maka dia telah beriman kepada saya (Allah) dan tidak beriman kepada bintang-bintang.”

Kita sebagai muslim harus tahu bahwa bintang tidak menunjukkan apa-apa kecuali 3 perkara sebagaimana atsar yang datang dari Qotadah (seorang tabi’in) bahwa bintang berfungsi sebagai: penghias langit, pelempar bagi syaitan yang mencoba mencuri berita dari langit (Allah). Sebagaimana kita tahu bahwa sebelum diutusnya Rasulullah shallallahu ‘alahi wasallam syaitan berusaha mengetahui terlebih dahulu datangnya utusan Allah. Fungsi bintang yang ketiga adalah sebagai penunjuk arah (navigasi), menentukan arah perjalanan dengan bantuan bintang-bintang. Kemudian Qotadah melanjutkan: “Maka barangsiapa mempergunakannya untuk selain tujuan itu, sungguh terjerumus ke dalam kesalahan, kehilangan bagian akhiratnya, dan terbebani dengan satu hal yang tak diketahuinya.(Shahih Bukhori)

Barangsiapa yang mendatangi tukang ramal atau dukun dan membenarkan apa yang ia katakan, sungguh ia telah kafir terhadap apa yang telah diturunkan kepada Muhammad. (HR. Empat ahlu sunan dan disahihkan oleh Hakim).

Jadi kita melihat di dalam buku ini banyak yang bertentangan dengan ajaran Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, berbagai jenis sihir salah satunya adalah membuat racun dengan bumbu-bumbu ramuan yang disebutkan secara detail dalam buku ini, seperti memasukkan tikus dengan kepala terpenggal, darah kelelawar, dan memberinya mantra-mantra.

Disebutkan dalam serialnya bahwa Harry Potter belajar pada kelas khusus yang mempelajari membuat ramuan-ramuan dari racun.

Setelah itu pada tahun 2001 dibuatlah sebuah website yang diperuntukkan untuk para penggemar Harry Potter, di sini kita bisa mempelajari karakter-karakter dalam Harry Potter, di halaman berapa disebutkan dalam bukunya, dan informasi di dalam ceramah ini diambil dari website tersebut.

Di dalam website ini juga disediakan kamus mantra-mantra (di dalam bahasa Latin) dari A-Z. Ada mantra yang digunakan untuk terbang, digunakan untuk menghentikan pergerakan sesuatu, mantra untuk mengubah hewan menjadi gelas minum. Di dalam website ini juga disebutkan secara detail baik cara mengucapkannya dan bagaimana agar efektif, bumbu-bumbu untuk membuat ramuan sakti yang terkadang mengerikan.

Kemudian kenapa Harry Potter begitu berbahaya terhadap pemikiran? Secara logika maka yang pertama kali diserap oleh anak-anak adalah kepahlawanan kemudian dia akan melihat bagaimana cara untuk menjadi pahlawan sehingga akan terbetik dalam hati anak-anak, saya akan menjadi seorang penyihir atau saya ingin bersekolah sihir seperti Hogwart, saya akan belajar mantra-mantra, saya akan belajar melindungi diri dari kejahatan orang lain, saya akan menjadi penyihir yang baik, saya akan menyelamatkan orang lain dengan sihir, menghilangkan rasa berlindung dan meminta kepada Allah.

Dari sebuah jejak pendapat kepada anak-anak yang sudah membaca buku Harry Potter didapatkan beberapa pernyataan, di antaranya:

Delon (10 th), “Saya ingin pergi ke sekolah penyihir, belajar sihir dan menggunakannya salah satu mantranya.”

Girl (12 th), “Jika saya bisa ke sekolah penyihir maka saya akan bisa mantra dan membuat ramuan-ramuan dan menaiki sapu terbang.”

Jefri (11 th), “Jika kita bisa menjadi penyihir maka kita bisa mengontrol situasi dan sesuatu seperti mengendalikan guru.”

Katherin (9 th), “Saya akan pergi ke sekolah penyihir dan mempraktekan mantra-mantra kepada orang.”

Caroline (10 th), “Saya seperti merasakan di dunia Harry Potter, jika saya berada di sekolah penyihir saya akan mempelajari semuanya, melindungi diri dari dunia kegelapan.”

Ini adalah beberapa tanggapan anak-anak setelah membaca serial Harry Potter.

Cukup disayangkan di kalangan anak-anak muslim buku ini sangat digemari bahkan di antara mereka sampai membacanya lebih dari sekali. Mereka adalah korban dari orang tua yang tidak menjaga.

Dengan mengekspose realita Harry Potter diharapkan sebagai seorang muslim harus sadar dan terbangun bahwa kita tidak bisa berdiam diri membiarkan anak-anak kita generasi muslim membaca sesuatu yang mendekatkan kepada api neraka. Jangan malah kita senang karena anak-anak kita gemar membaca dan menambah perbendaharaan kata anak-anak karena bagaimanapun sihir adalah kekufuran kepada Allah yang mengantarkan kepada api neraka. Hal lainnya yang membahayakan bagi perkembangan anak penggiringan pengarang untuk terus membaca buku ini dan pembentukan fantasi yang tinggi.

Sedikit tambahan informasi bahwa penulis buku ini adalah J.K. Rowling, dia adalah lulusan dari Exeter University di Inggris yang familiar dengan praktek occultic yang menggunakan elemen serta filosofis agama pagan, Celtic, Druid, yang kental dengan nuansa sihir dan penyembahan kepada Syaithan.

Demikian yang bisa disebutkan daripada bahaya Harry Potter dan sebagai seorang pemimpin kita bertanggungjawab terhadap fenoma ini.

“Hai orang-orang yang beriman jagalah diri-diri kalian dan keluarga kalian dari api neraka” (At-Tahriim 6)

Anak-anak itu lemah, oleh karena sebagai orang tua punya kewajiban untuk menjaga mereka.

“Maka tolong-menolonglah di atas kebaikan dan ketaqwaan dan jangan tolong menolong di atas dosa dan pelanggaran” (Al Maidah 2)

Salah satu renungan di mana kita dapati pada artikel-artikel sejenis maka akan timbul pertentangan dengan mengeluarkan pernyataan bahwa buku sejenis ini cuman hiburan, bohongan, atau alasan yang lainnya. Di sini kita berikan perumpamaan bagaimana jika hiburan yang disuguhkan kepada generasi muslim kita dalam bentuk pornografi atau kekerasan tentu akan timbul pertentangan batin di dalam hati kita, sedangkan sihir lebih jahat dibanding membunuh jiwa yang tidak berdosa atau zina di mata Allah subhanahu wata’ala.

————————-

(Diterjemahkan secara bebas kemudian ditranskrip oleh anas fauzi rakhman dari ceramah berbahasa Inggris oleh Abul ‘Abbas Moosaa Richardson yang berjudul The Evils of Harry Potter and the kufr of Magic. File audio bisa didownload gratis dari www.troid.org)

Download audio file here HARRY POTTER


Bismillahirahmanirrahim..

Dada ini terasa sesak mendengar berita amat menyakitkan tentang dirimu, Ya Rosul..Beberapa hari yang lalu saya baca di Media Islam, begitu gencarnya seorang mungkin dengan kapasitasnya yang kuat beserta kawan - kawannya mau menghadirkan film yang menghujat dan menghina diri Rasulullah SAW, yang amat kita cintai dan hormati.

Betapa geram hati ini ketika mendengar lontaran lontaran hinaan dari mulut mulut mereka yang tak faham dengan diri Rasulullah SAW. Tapi saya termenung, bagaimana sikap umat  seharusnya ketika Rasul yang dicintainya di hina , dicaci maki, bahkan dihujat..Diamkah, tak peduli apa kata mereka, atau balik menyerang, menghina, membakar tempat ibadah mereka atau bagaimana??

Sering kita melihat, banyak orang yang bisa membakar amarah kita untuk balik menyerang mereka, dan banyak yang terbakar amarahnya dan membuat umat menjadi berani untuk mengambil tindakan yang diluar dugaan, membakar gereja, menyerang kaum Nasrani, menyerang perumahan non muslim, membabi buta membakar pertokoan, dan berbagai lahan perekonomian mereka. Yang menjadikan takut non muslim untuk kembali ke rumahnya, untuk kembali ke tokonya, untuk kembali ke negara Indonesia, sehingga mereka melarikan diri ke negeri tetangga kita. Ingat beberapa kasus yang terjadi di negara kita beberapa tahun yang lalu..

Dan itu masih jadi trauma buruk bagi non muslim untuk bergaul dengan muslim. Cerita mbak Prisca Salim yang menjadi mualaf pada Desember kemarin, bagaimana dirinya yang non muslim dan ethis Cina dikepung dan dikejar kejar orang yang kalap, dia tinggal di daerah Sunter, ketika bapaknya berkata pas kondisi genting2nya tersebut "Nak, larilah kamu bersama adik adikmu ke masjid carilah perlindungan disana," Sambil mengalungkan perhiasan dan surat2 berharga, Ibu Bapak dan anak2 bercerai berai saat itu..Dan itu masih diingat mbak Prisca, hingga ketika ajakan untuk masuk Islam itu ada, dia masih menangguhkannya, sampai hatinya mantap, karena sangat traumanya, "Kok Islam bisa begitu??" Namun Alhamdulillah akhirnya dia sadar dan mendapatkan hidayah itu, tidak benar Islam itu mengajarkan keanarkisan seperti yang dia fahami sebelumnya...

Bagaimana Rasulullah SAW ketika dirinya dihina dan dicaci maki dahulu oleh Kaum Quraisy??? Dikisahkan Rasulullah sedang sholat di depan Ka'bah, lalu seorang Kafir Quraisy yang bernama Muit bin Utbah menyeru, " Hai kaum Quraisy, pukullah Muhammad yang telah meninggalkan agama kalian!!", lalu datanglah segerombolan kaum Quraisy dan memukul Rasulullah SAW sehingga dikabarkan sampai pingsan..Lewatlah Sahabat Abu Bakar Asshidiq dan berkata, "Celakalah kalian , kenapa kalian memukul seorang yang hanya menyerukan bahwa Tuhan itu satu!!".

Dikisahkan lagi, masih Muit bin Utbah (seorang kaum Quraisy yang berperawakan kecil dan pendek) menyeru kepada kaumnya ketika melihat Rasulullah SAW sedang sujud Sholat, "Hai Kuum Quraisy, kumpulkan kotoran unta, dan letakkan di punggung Muhammad!!" Maka waktu itu terkumpul banyak sekali kotoran unta, sehingga berat punggung Rasulullah untuk menggerakkannya..Terlihat perlakuan itu oleh seorang kaum quraisy juga dan mengabarkannya kepada Fatimah Azzahra puteri Rasulullah, "Wahai Fatimah, itu lihat ayah kamu sedang disiksa oleh kaum Quraisy..!!" Maka larilah Fatimah bergegas menuju ayahnya, dan didapatinya ayahnya terkurung oleh kotoran Unta, sampai beliau tidak bisa tegak kembali dari sujud. Fatimah menangis sambil membersihkan kotoran unta yang menggunung itu..

Rasulullah SAW tersenyum, dan terharu, bayangkan hanya seorang Fatimah kecil yang menolongnya saat itu, Tapi kenapa Baginda Rasul tak menggunakan kekuatannya, padahal beliau adalah jago gulat yang terkenal!! Tapi mengapa Rasulullah SAW tidak menggunakan kekuatannya, padahal Muit bin Utbah itu perawakannya kecil, tinggal lempar aja selesai.!!!

Itulah Rasulullah SAW, ketika dirinya dihina dan dicaci maki, Baginda tidak marah dan balik menyerang, malah menebarkan kasih sayang,. Tidakkah kita ingat seorang cerita seorang Yahudi Buta yang beliau suapi tiap hari, padahal Yahudi itu sering mencaci maki Rasul, ketika Baginda Rasul meninggal Abu Bakar melaksanakan kebiasaan Rasulullah SAW, namun ternyata Yahudi Buta itu merasakan bedanya, walau pun Abu Bakar berbohong bahwa dia yang biasa nyuapi tiap hari. Akhirnya setelah jujur berkata bahwa bukan dia yang mneyuapi tiap hari namun Rasulullah SAW, menagislah Yahudi itu teringat akan dosanya yang sering menghina dan mencaci maki Rasulullah SAW, padahal Sang Rasul tidak telat untuk menyuapinya tiap hari.., Lalu masuklah Yahudi itu ke dalam hidayah Islam..

Rasulullah SAW tidak marah ketika diri dan namanya dicaci maki, namun beliau marah ketika nama Tuhannya Allah SWT dihina.!! Dikisahkan, masih dengan Muit bin Utbah, ketika melihat Rasulullah SAW sholat, Muit mencekit Rasulullah SAW sampai keluar lidahnya baginda Rasul, dan berkata, "Tuhanmu Gila!!", maka marahlah Rasulullah SAW, dan mendorong Muit, dan berkata, " Hancurllah kaum Quraisy!!"

Disinilah ada beda antara kemarahannya Beliau kepada Muit yang berkata Tuhannya Muhammad Gila, dengan orang orang yang membakar Gereja dengan mengucapkan "ALLOHU AKBAR!!". Tidak ada artinya ucapan Allohu Akbar yang mereka, karena bukan pengagungan namun seakan menunjukan bahwa Allah SWT adalah perusak tempat ibadah!! Bukankah sangat kontras sekali dengan apa yang dilakukan oleh Rasulullah SAW dan sahabat, ketika terjadi perang sekali pun dilarang untuk membunuh anak - anak dan kaum wanita hanya tentara dengan tentara, dilarang untuk menebang pohon dan juga dilarang untuk merusak tempat peribadatan..

Apa yang dilakukan oleh kita sekarang??? Sebarkan ajaran kasih sayang beliau!! Jangan menambah mereka menghina beliau, jangan menambah mereka menjadi Mencela Allah SWT dan menghina Agama Islam. Bukankah kita melihat fenomena yang terbalik saat ini, ketika Rasulullah SAW dihina, malah banyak orang ingin tahu siapa beliau, dan akhirnya memeluk Agama ini..

Sungguh amat dibanggakan kreatifitas seorang da'i modern sekaliber Amr Khalid, yang mengadakan konfrensi di Eropa, dan mengundang semua civitas akademik yang kontra dengan Islam. Setelah selesai konfrensi diadakan diskusi lanjutan, setiap meja diisi beberapa orang dan satu da'i Islam untuk menjawab semua pertanyaan yang diajukan. Bukankah cara ini lebih indah dibandingkan perbuatan anarkis??

Non Muslim bukan untuk dijauhi, namun mereka adalah lahan untuk amal ma'ruf kita sama seperti kepada keluarga kita, sehingga mereka faham Islam itu adalah damai, tidak di sebarkan dengan perang dan pedang, namun dengan kasih sayang..

Tebarkan Islam itu dengan kasih sayang seperti Rasulullah SAW ajarkan, tidak menebarkan dengan kemarahan dan keanarkisan karena Rasulullah SAW tidak pernah ajarkan...

Bukankah kita mau bertemu beliau di Surga Nya..

Bukankah kita mau bertemu Allah SWT ...

Katakanlah kita Ridlo dengan Agama ini dan lakukanlah seperti yang Allah SWT  dan Rasulullah SAW maui..

Gambar diambil dari http://www.ummah.net/Al_adaab/image_gallery/Nabi/greendome.jpg


Link: http://ahmadzain.wordpress.com/

Islam dan Kehidupan, demikian beliau beri nama websitenya, suatu sumbangan yang bagus di Dunia Maya, disamping beliau rajin berceramah juga mengisi Siaran di Radio Qommunity. Kita kan dapati berbagai persoalan di semua lini kehidupan yang beliau jawab menurut perspektif Islam.
Silahkan membukanya dan semoga manfaat..

Photo AlbumAntara Yogya n Pati waktu dulu.. (9 photos)Jan 16, '08 3:10 AM
for everyone

Dua tempat itu tak pernah kulupakan..
Dua tempat itu yang buat proses hidupku mulai menampakkan hasilnya...
Tempat yang aku sukai yaitu mengkaji Tafsir dan bergerak sesuai Al Qur'an menurut kemampuan dan potensi diri..

LPIT BIAS ( Lembaga Pendidikan Islam Terpadu Bina Anak Sholeh), merupakan gerakan dalam pendidikan dengan inspirator Ibu Ir. Lilik Indriati, teringat waktu itu, putera puterinya jadi anak murid awalnya, Kak Musa dan Mbak Tazkia, kami belajar praktek mendidik anak karena berdakwah dengan anak kecil lebih mudah ketimbang orang dewasa.

Setelah sebelumnya kami melihat kakak kami mbak Yanti, mbak Iik, mbak Puji, Mba Yayuk dan lain lain melakukan da'wah tarbiyah ke adik2nya melalui pengajian Tafsir Al Qur'an untuk mahasiswa, akhirnya terbentuklah gerakan Infaq, lalu menggalang saham untuk mmebuat Swa layan Muslim dengan saham dari anak anak kost, suatu hal yang tak terbayang dari diri kami, akhirnya Swalayan ini besar, dan sudah pindah tempat yang permanen (yang sebelumnya kontrak beberpa kali), ketika liburan kemarin saya tak sempat menengoknya..

Lembaga Pendidikan sudah bertambah besar, seiring perkembangan usia, semangat berkarya diringi semangat mendapat imbalan pahala di akherat, saya terkagum - kagum melihat aktifitas mereka sekarang...

Tak lepas dari bimbingan Pak Kyai, KH Abdul Wahid Hasyim, di Pati yang menjadi pengawas dan penasehat gerakan ini "Hidup bersama Al Qur'an", agar tidak melenceng dari niatan awal untuk menegakkan kalimat Allah, seminggu sekali mengkaji Al Qur'an bersama - sama..

Ya rabbi... kangen banget...

Blog EntryKenangan bersama Pak Kyai Abdul Wahid di PatiJan 16, '08 2:26 AM
for everyone

Dulu kami pernah berkunjung ke rumahmu, hanya sekitar 2 bulan, penuh target, yang dijawab senyum olehmu. Namun kami merasakan lebih dari target itu, kesemangatan untuk belajar, keindahan Islam, dan segala apa yang masih tetap kami rasakan. Sungguh amat senang bersama mu, menyelami arti - arti Islam tidak sekedar teori, namun kami temui Pak Kyai mengajak kami ke realita dan amat membuat kami shock, namun Pak Kyai membangunkan kami dengan satu lontaran ide, yang mungkin tak terpikir oleh kami...

Masa 2 bulan, seakan hanya sekejap, melihat dari dekat kehidupan ini dengan mata yang jernih bukan brainwash, bukan secara emosi menghadapi hidup, tapi secara nurani. Manakala kekerasan itu dibutuhkan, Pak Kyai menasehatinya untuk tidak dengan itu, sebelum mencapai kesepakatan hati dengan diri, ternyata tak bisa kita hidup di negeri ini sesuai dengan Islam. Salah satunya, bagaimana kita merasa berdosa melakukan sesuatu yang menurut orang hal itu biasa dilakukan, dan legal di bumi ini. Namun kami diajarkan untuk itu, dan berusaha untuk membangunkan diri agar masyarakat tidak seperti itu lagi..."Akhirnya bergeraklah sekemampuan kamu sekemampuan diri kamu, seluruh potensimu, seluruh energimu untuk menegakkan kalimat Tauhid". begitu yang sering kami dengar..

Rindu berkumpul dengan kajianmu, rindu bergerak bersama - sama untuk menegakkan kalimat Allah. walau kami sudah berpisah - pisah namun ikatan ukhwah tetap terasa...

Ketika saya cari nama Pak Kyai ternyata muncul di Republika, dan sungguh mengesankan sekali, karena yang dikupas adalah suasana yang amat bersaudara. Dan memang begitulah dulu kami temui waktu bersama beliau, dimana perbedaan ormas, atau fiqih, yang di tempat lain seperti suatu perbedaan yang amat tajam. Namun di tempatnya, di masjidnya, dua perbedaan itu bersatu..Subhanallah...

Ini kutipannya..

Senin, 02 Desember 2002
Rasulullah Tak Memastikan Bilangan

Umat Islam melaksanakan tarawih dengan jumlah rakaat beragam. Perbedaan rakaat ini, menurut para ulama, karena tiada dasar hukum tetap yang diputuskan agama berkaitan dengan jumlah rakaat. Rasulullah, menurut beberapa riwayat, melakukan shalat tarawih dengan rakaat yang berbeda-beda: ada kalanya 11 rakaat termasuk shalat witir, ada pula melakukannya 23 rakaat.

Rasulullah menggunakan 11 rakaat diriwayatkan Siti 'Aisyah. "Bahwa Nabi SAW tidak pernah melakukan shalat malam baik di dalam bulan Ramadhan atau di luar bulan Ramadhan melebihi sebelas rakaat," (HR. Jama'ah). Riwayat lain yang diriwayatkan oleh Jabir ra, mengatakan: "Bahwasannya Nabi SAW shalat bersama mereka (para sahabat) delapan rakaat, kemudian beliau witir. Kemudian mereka menunggu beliau pada malam berikutnya, tetapi Rasulullah tidak keluar beserta mereka," (HR Ibnu Khuzaimah dan Ibnu Hibban).

Pendapat kedua yakni Jumhur ulama (sebagian besar ulama) seperti dari mazhab Imam Abu Hanifah, Ahmad Daud, Imam Syafii, Abu Tsaur Ibnu Mubarak dan lainnya, yang mengatakan bilangan rakaat shalat tarawih adalah dua puluh rakaat. Pendapat ini didasarkan pada riwayat yang berasal dari Umar bin Khaththab, Ali bin Abi Thalib dan lain-lain, bahwa para sahabat melakukan shalat tarawih di zaman Umar, Usman, dan Ali sebanyak 20 rakaat (belum termasuk witir), dan ini merupakah ijmak para sahabat. Mengikuti pendapat ini berarti mengikuti sunah Rasul berdasarkan sabda beliau: "Kalian harus mengikuti sunnahku dan sunnah para khulafaurrasyidin yang mendapat petunjuk sebelahku," (Hadis Shahih). Sementara pendapat terakhir, sebagian ulama mengatakan boleh melakukan shalat tarawih lebih banyak bilangan rakaatnya dari kedua pendapat di atas.

Menurut para ulama, Rasulullah dalam amalan yang sifatnya sunnah memang tidak memastikan bilangan atau waktunya. Ini juga berlaku tak hanya pada shalat tarawih, tapi juga pada amalan-amalan sunnah lainnya. Dikhawatirkan bila Rasulullah melakukan suatu amalan sunnah dengan hanya satu irama, baik waktu maupun bilangan yang bersifat tetap, tidak bervariasi, umat Islam kemudian mengikutinya dan menjadikannya wajib. Inilah yang dihindari Rasulullah. Beliau lebih mengutamakan umatnya untuk memilih dalam hal sunnah.

Berkaitan dengan ibadah tersebut, menarik disimak apa yang dilakukan umat Islam di desa Bageng, Gembong, Pati, Jawa Tengah. Ini selain yang diterapkan di Masjid Ceng Hoo Surabaya. Di desa tersebut, umat Islam melakukan tarawih di masjid Jami' Bageng dengan beragam bilangan rakaat. Jamaahnya yang terdiri dari warga NU dan Muhammadiyah itu, bersatu dalam shalat tarawih. Biasanya, shalat tarawih dilakukan dua gelombang. Gelombang pertama dilakukan dengan imam ulama Muhammadiyah, KH Abdul Wahid. Sampai bilangan ke delapan, berganti imam, demikian sebagian makmum mengikuti sang imam. Warga Muhammadiyah kemudian melanjutkan shalat witir 3 rakaat di rumah masing-masing. Gelombang kedua, shalat tarawih dilanjutkan dengan imam ulama NU, KH Nurhadi atau KH Ali Ma'shum. Bilangan disempurnakan sampai rakaat ke 23.

Hal yang sama pun terjadi saat shalat jamaah Subuh. Bila imamnya dari Muhammadiyah, maka saat rakaat kedua ketika membaca doa Qunut, sang imam sengaja berdiri agak lama untuk memberi kesempatan makmum yang NU berdoa Qunut. Sebaliknya, sang imam tidak mengangkat tangan, mungkin berdoa tapi dalam hati. Selama ini, model bersatu dalam perbedaan itu tidak pernah menimbulkan masalah. Sebaliknya, antar sesama warga, baik NU maupun Muhammadiyah, terjalin ukhuwah yang erat.

Diambil dari www.republika.co.id

Video ini sebuah renungan bagi saya, ketika seseorang menemukan dirinya dipersimpangan jalan kehidupan tetaplah erat kembali ke Nurani dan Allah akan membimbing kita makin dekat...

Priska Salim seorang karyawati Slumberger Oil, yang bertugas di Egypt ini, memproklamirkan dirinya menjadi Seorang Muslimah.


100_7301.mov (33.4 MB)

Photo AlbumFrisca Salim Masuk Islam (15 photos)Dec 14, '07 6:05 PM
for everyone

Inilah moment yang langka, sebagai kelahiran kembali seseorang ketika menemukan jati diri keIslamannya. Jadi ingat film yang mau di putar besok di tanah air ("Sebuah Penantian") yang buat geger. Ini malah kebalikannya..

Selamat ya mbak Frisca...

Pages:12
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help

Template design - Copyright © 2005 Sam Royama All rights reserved.