mimin's posts with tag: hay asyhir

What are tags? You can give your posts a "tag", which is like a keyword. Tags help you find content which has something in common. You can assign as many tags as you wish to each post.
View posts by people in your network with tag hay asyhir
Blog EntryAdikku sayang adikku malangDec 20, '05 3:22 AM
for everyone

Kring........... suara telpon ku berdering, cepat capat ku ambil karena biasalah rebutan sama si kecil. "Halo teh mimin, apa kabar ?" Suara yg tidak asing ku dengar dan mulailah bla..bla...bla.. Kita terlibat pembicaraan santai tapi serius, mulai dia telepon diriku karena ingin refreshing puyeng ngadepin muqororr sama anak-anaknya yg biasalah namanya juga balita. Tapi terus terang ku akui salut habis sama dirinya yg pontang-panting merekayasa agar waktu itu demikian berharga. Diselingi nasehat sana sini biasalah gaya "nuwoni" atau kokoloteun eh ngolotkeun nanti keliru dengan pigmen yg ada di wajah ya , org sunda tahu itu.

Akhirnya dia cerita adik satu daerahnya berkunjung  silaturahmi ke rumahnya, dua orang mahasiswi, mereka minta maaf jarang main dan karena kesibukan kawanku itu juga jarang ketemu mereka, maklumlah sebentar lagi ujian. Kebetulan tipe mahasiswi ini ga seperti mahasiswi yg pernah dia ceritakan padaku orang asrama putri tak bisa apa apa , maksudnya bikin makanan, bikin teh paling tidak, kan masa berkunjung ke rumah mahasiswa namanya  juga mahasiswa mestinya ga canggung lagi dlm masalah begitu sih ya? Nah yg ini baru lain kata dia melanjutkan ceritanya tentang si dua mahasiswi yg tidak minta di layani malah mereka melayani beuuu ! Aku cuma senyam senyum aja masalahnya daerah ku jauh dari mahasiswi jadi ya jarang disinggahi mahasiswi tipe begitu   He he he ... Jangan kesinggung ya para mahasiswi. Sambil mengerjakan pekerjaan rumah mereka ditanya sama kawanku tuh "Kenapa ngga pernah mampir ke rumah teh mimin?" Mereka diam dan senyum, "Apa ga punya ongkos ya?" ."Ga gitu lho teteh.!" Jawab mereka.

Karena hari sudah siang, kebetulan putri kawanku dititipkan di rumah tetangganya meraka semuanya pergi menjemput si teteh alit. Di rumah mbak solihah iyg baik hati merka di suguhi makanan hasil kerjaan mereka sendiri, "Makan seadaya ya!", ujar mbak solihah.

Nah disitulah ke dua mahasiswi itu cerita kalo merka sebelum asrama buuts mereka tak punya uang !!! Kadang mereka jalan dai tempat kost mereka ke kuliah padahal jauh lho, dan tahukan harga ongkos mobil angkut cairo 50 piaster pun mereka tak punya!!! Tapi pembaca jgn tegang dulu. Setelah tanya latar belakangnya, kawanku cerita kalo mereka dari keluarga broken yg satunya anak2nya banyak. Ya allah inilah titipan anak negeri di negeri firaun untuk ngais ilmu, tapi apa daya kadang orang tua mereka tak punya uang untuk hidup mereka di sini, atau kadang terkadang punya tapi mereka hanya merasa bangga anaknya sekolah di luar negeri tanpa memberikan support berupa uang utnuk mereka....

Wah banyak yg ga percaya kan, kawanku tadi sampai ngambek2 "Ya Allah, kalo hanya untuk ongkos teteh juga punya kenapa kalian ga bilang, ???" " Ya malulah teh!" mereka sudah tinggal di asrama yg dapat makan dan ongkos tiap bulan hanya saja nasib mereka rosib sehingga uang bulanan mereka dipotong, ya paslah untuk sampai di kuliah...Tapi untuk yg lainnya, (silahkan anda umpamakan diri anda sebagai mereka, apa cukup sebagai kapasitas mahasiswa).

Pikir punya pikir , akhirnya kawanku bilang sama mbak solihah "Ini lho mbak ada yg punya masalah seperti ini, mbak kan selama ini cari orang untuk memasarkan produk makanan mbak, tolonglah mereka"....

Begitulah para pembaca yg budiman ending cerita mereka, berusaha memasarkan produk makanan mbak solihah untuk nambah jajan dan uang beli buku, bagaimana mereka sekarang belum ada lagi beritanya.

Selama ini kegiatanku bersama mereka hanya ketika ada kumpulan2 biasa satu kedaerahan, tanpa tahu latar belakang kehidupan mereka. Betul memang tidak boleh mengambil berita dgn katanya...........katanya........dan katanya,makanya kita harus tahu sebenarnya. Begitu ucapan salah satu pengurus BWKAM.  Kita tahu kehidupan mereka seperti itu apa kita hanya tinggal diam. Akh peduli amat mereka kan masih punya orang tua, masih punya saudara, sementara kami masih sibuk punya proyek masa depan anak2 kami, belum punya rumah, etc, he he he nyinggung ni ye

Alhamdulillah segala puji bagi Allah, masih ada orang yg menitipkan zakat sama saya, dan dia berharap ketemu langsung dgn orang nya yg menerima dgn harapan bukan untuk melihat siapa orangnya tetapi untuk meminta doanya..............Dan Alhamdulillah ke dua mahasiswi tadi termasuk orang yg menerima zakat, namun dia tidak tahu orangnya, saya hanya titipkan zakat itu untuk dibagikan secepatnya, dan titip minta di doakan untuk kesehatan kekuatan si pemberi zakat.............. Siapakah dia????

Wah udah cape nulisnya , dan anda tentu cape membacanya.....

Hikmahnya untuk saya : Bukalah mata dan telinga, buka juga tanganmu untuk menolong sekuat mu, bukan seadanya atau............memaksakan diri............. 

     


© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help

Template design - Copyright © 2005 Sam Royama All rights reserved.